Demonstran Taiwan Bakar Bendera Jepang

Lebih dari 100 aktivis Taiwan membakar bendera Jepang dalam unjuk rasa di pusat kota Taipei pada Selasa, sebagai bentuk kemarahan atas sengketa kepulauan di Laut China Timur.


Demonstrasi itu dilakukan di luar parlemen Taiwan dan terjadi karena perseteruan memperebutkan kepulauan yang dikenal sebagai Diaoyu di China dan Senkaku di Jepang. Ribuan orang juga turun ke jalan di beberapa kota utama di China daratan.


"Ketika rekan senegara kami berupaya untuk melindungi pulau Diaoyu, kami warga Taiwan tidak dapat berdiam diri," ujar seorang juru bicara untuk Partai Serikat, yang mengorganisir demonstrasi tersebut.


Taiwan, China dan Jepang mengklaim kepulauan tidak berpenghuni tersebut, yang terletak 400 kilometer dari ibu kota Naha, Okinawa, dan 200 kilometer dari Taiwan.


Para demonstran Taiwan mengimbau kerja sama dengan China untuk mengambil kembali wilayah sengketa tersebut, yang mereka katakan "dicuri" oleh Jepang, dan menyalahkan AS yang lebih memihak Tokyo.


"Amerika harus berhenti mendukung Jepang, dan Jepang akan mundur," ujar juru bicara Partai Serikat, yang menolak untuk menyebutkan namanya.


Presiden Taiwan Ma Ying-jeou mengatakan bahwa Taipei tidak punya niat untuk bekerja sama dengan Beijing, berhati-hati dengan tindakan yang akan merusak ikatan pulau tersebut dengan Jepang.


Ketegangan terjadi setelah Jepang mengumumkan pekan lalu bahwa pihaknya telah menyelesaikan rencana pembelian beberapa pulau di wilayah sengketa, menyebabkan Taiwan memanggil utusannya di Tokyo dan memicu demonstrasi massa di China.


Pulau-pulau tersebut berada di jalur penting pelayaran dan diyakini berlokasi di dekat wilayah yang kaya akan gas.

sumber : Yahoo news

{ 0 komentar }

Poskan Komentar