Limbong: Tak Ada Kompromi Bagi Pemain Indisipliner

Penanggungjawab Timnas Indonesia Bernhard Limbong, mengaku akan bersikap tegas terkait belum bergabungnya Oktovianus Maniani, Titus Bonai, Yosua Pahabol dan Valentino Telaubun dalam training centre (TC) Timnas Indonesia senior, Jumat (21/9).

Pada latihan yang digelar di lapangan C, Senayan, Jakarta, tersebut, hanya terlihat dilakukan sebanyak 19 pemain. Di antaranya, Irfan Bachdim, Taufiq, Rasyid Bakrie, Elie Aiboy, Vendry Mofu dan Hengky Ardilles. Para pemain yang belum datang itu pun diberi tenggat hingga 25 September 2012.

"Tidak ada kata kompromi lagi. Kalau belum juga datang, kita akan coret. Kami perlu pemain yang loyal dan disiplin. Untuk apa pemain yang merasa hebat kalau tidak disiplin. Lebih baik kami menggunakan pemain yang berkemampuan tinggi dan rela berjuang demi negaranya," tegasnya.

Ditambahkan Limbong, laga uji coba melawan Brunei hanya akan dilaksanakan satu kali, 26 September mendatang tanpa sistem home and away. Setelah itu, pemain diliburkan hingga kembali menjalani TC pada 3 Oktober.

"Kita akan kembali TC di Jakarta untuk persiapan menghadapi Timor Leste di Dili pada 6 Oktober. Selanjutnya, lawan Vietnam di Hanoi pada 16 Oktober. Pertandingan tersebut dipastikan terjadi, sebab kalau tidak kita bisa dapat denda. Kemudian, Timnas senior kontra Timnas U-22 di Solo, Jawa Tengah, pada 20 Oktober," kata Limbong.

Dikatakannya lagi, penambahan pemain terkait permintaan AFC agar menyertakan pemain ISL di Timnas, ditanggapi santai. Ketua Komisi Disiplin (Komdis) PSSI tersebut menyerahkan sepenuhnya kebijakan tersebut kepada tim pelatih.

Sebelumnya, uji coba Timnas senior kontra Vietnam sempat dibatalkan. Itu menyusul surat PSSI kepada Federasi sepakbola Vietnam (VFF). Sekjen VFF Ngo Le Bang mengungkapkan, pihaknya mendapat pemberitahuan pembatalan uji coba dari PSSI, Rabu (19/9) siang waktu setempat.

Menurut Le Bang, alasan PSSI membatalkan uji coba itu karena adanya dualisme tim nasional di Indonesia. "Indonesia juga minta pengertian dan simpati dari Vietnam," ujar Le Bang dilansir Dan Tri.

Pemberitahuan secara mendadak ini mendatangkan kerugian besar bagi Vietnam dari segi ekonomi. Pasalnya, VFF telah menjual tiket kepada publik, Rabu (19/9) pagi waktu setempat.

Selain itu, VFF juga telah menyewa Stadion My Dinh yang akan dijadikan tempat pertandingan, penjualan hak siar televisi, biaya kemanan, serta pemasangan iklan.

sumber : Yahoo news

{ 0 komentar }

Poskan Komentar