Nelayan Taiwan Berencana Menuju Pulau Sengketa

Taipei (AFP/ANTARA) - Sekelompok nelayan asal Taiwan berencana untuk berlayar pada pekan ini menuju kepulauan yang disengketakan di Laut China Timur, di tengah memanasnya sengketa wilayah antara Taiwan, China, dan Jepang.


Sekitar 60 perahu nelayan yang masing-masing membawa lima hingga enam orang diperkirakan akan menuju pulau itu pada Sabtu dari sebuah pelabuhan di wilayah Ilan, bagian timur laut Taiwan, ungkap Lin Chi-shan, salah satu penyelenggara acara tersebut sekaligus anggota dewan Ilan.


Lin mengatakan bahwa langkah itu bertujuan menekan klaim kedaulatan Taiwan terhadap kepulauan yang disengketakan tersebut, yang dikenal sebagai Diaoyu di China dan Senkaku di Jepang.


Pulau-pulau itu lama berada di tengah-tengah sengketa teritorial antara Jepang dan China, serta memicu sengketa besar setelah beberapa aktivis dari kedua belah pihak berlayar ke kepulauan tersebut pada bulan lalu.


Jepang menangkap 14 aktivis yang berlayar ke pulau itu dari Hong Kong, memicu aksi protes oleh China dan Taiwan, dan bergerak cepat untuk mendeportasi mereka.


Beberapa hari kemudian, aktivis Jepang mendarat di salah satu pulau dan mengangkat bendera Jepang.


Ketegangan meningkat setelah Jepang pada pekan lalu mengumumkan bahwa pihaknya telah menyelesaikan rencana pembelian beberapa pulau, mendorong Taiwan untuk menarik kembali utusannya untuk Tokyo dan memicu protes massa di China.


Kepulauan tersebut, yang berada sekitar 160 kilometer dari kepulauan Okinawa Jepang dan sekitar 200 kilometer dari Taiwan, terletak di jalur pelayaran penting dan diyakini berlokasi dekat ladang yang kaya gas.

Sumber : Yahoo news

{ 0 komentar }

Poskan Komentar